Loading...
About Us

Study Material

Di Satoe Atap, setiap pertemuan bukan sekadar sesi belajar, tapi perjalanan untuk tumbuh bersama.Kami percaya bahwa setiap anak memiliki ritme, potensi, dan cara memahami dunia yang berbeda. Karena itu, materi-materi di sini dirancang agar mereka belajar sesuai kemampuannya, bukan semata berdasarkan kelasnya di sekolah.

Setiap materi adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih percaya diri, berdaya, dan berpengharapan. 🌱.

Materials
  1. EVALUASI BELAJAR
  2. Evaluasi Belajar merupakan sesi di mana adik-adik diberikan soal, hafalan, atau latihan berdasarkan kemampuannya, bukan berdasarkan jenjang pendidikan formalnya. Dalam praktiknya, bisa saja ada adik yang sudah duduk di kelas 6 SD namun masih memiliki kemampuan setara kelas 3–4. Dengan pendekatan ini, proses belajar menjadi lebih personal dan realistis, sehingga adik-adik dapat mengejar ketertinggalannya di sekolah dengan cara yang menyenangkan dan sesuai ritme masing-masing.

    A. MATEMATIKA
    - Operasi hitung dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian)
    - Pengenalan dan penerapan rumus bangun datar dan bangun ruang
    B. BAHASA INGGRIS
    - Pengenalan angka dan warna
    - Kosakata benda-benda di sekitar
    - Ungkapan dan percakapan sehari-hari
    C. AGAMA
    - Hafalan surah pendek
    - Bacaan sholat
    D. LITERASI
    - Membaca pemahaman sederhana
    - Menulis kalimat dan paragraf singkat
    - Memperluas kosakata melalui cerita dan permainan edukatif

  3. KREATIVITAS
  4. Ini adalah sesi di mana adik-adik diajak untuk mengekspresikan ide dan imajinasinya melalui berbagai kegiatan seperti menggambar, membuat kerajinan, menulis cerita, atau bermain peran. Dalam sesi ini, tidak ada jawaban benar atau salah — yang dihargai adalah keberanian untuk mencoba dan berpikir berbeda. Harapannya, adik-adik dapat belajar menyalurkan emosi dan gagasannya secara positif serta menumbuhkan rasa percaya diri terhadap karya mereka sendiri.

  5. EKSPERIMEN SAINS
  6. Eksperimen sains adalah kegiatan belajar berbasis praktik yang mengajak adik-adik untuk memahami konsep ilmiah melalui percobaan sederhana dan menyenangkan. Dengan pendekatan “belajar sambil melakukan”, adik-adik dapat mengamati, menebak, dan menemukan sendiri jawaban dari berbagai fenomena di sekitar mereka. Tujuannya agar mereka tidak hanya menghafal teori, tetapi juga mengembangkan rasa ingin tahu, logika berpikir, dan kemampuan memecahkan masalah.

  7. KELILING INDONESIA
  8. Keliling Indonesia merupakan sesi eksplorasi budaya yang mengajak adik-adik mengenal keanekaragaman negeri sendiri. Dalam kegiatan ini, adik-adik akan mempelajari berbagai kota dan daerah di Indonesia — mulai dari adat, bahasa, makanan khas, hingga tempat wisatanya. Mereka juga diajak membandingkan keunikan daerah lain dengan kehidupan di Kota Semarang. Melalui kegiatan ini, adik-adik diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, cinta tanah air, dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.

  9. KELILING DUNIA
  10. Keliling Dunia adalah sesi pembelajaran interaktif yang memperkenalkan adik-adik pada berbagai negara di dunia beserta budaya, bahasa, mata uang, dan kebiasaannya. Kegiatan ini juga mengajak mereka untuk membandingkan kehidupan di negara tersebut dengan Indonesia, sehingga muncul pemahaman global sekaligus rasa syukur terhadap negeri sendiri. Harapannya, adik-adik dapat memperluas wawasan dan belajar untuk terbuka terhadap perbedaan

  11. PROFESIKU
  12. Profesiku merupakan sesi pengenalan dunia kerja yang memperkenalkan adik-adik pada beragam profesi di sekitar mereka. Dalam kegiatan ini, mereka diajak mengenal tugas, alat kerja, dan tanggung jawab dari berbagai bidang — mulai dari guru, jurnalis, petani, hingga arsitek. Tujuannya agar adik-adik memahami bahwa setiap profesi memiliki peran penting dan bahwa masa depan memiliki banyak jalan yang bisa mereka pilih sesuai minat dan bakatnya.

  13. TEMANI TUMBUH
  14. program pendampingan personal di mana setiap adik mendapat perhatian lebih sesuai dengan kebutuhan belajarnya. Dalam setiap jadwal, 1–2 adik akan mengikuti sesi mentoring khusus bersama satu kakak pendamping yang fokus pada kelemahan atau materi yang belum dikuasai. Misalnya, jika seorang adik mengalami kesulitan dalam Bahasa Inggris, maka sesi akan difokuskan pada latihan dan pemahaman di bidang tersebut. Seluruh proses akan dilacak secara berkala untuk memastikan adanya perkembangan yang nyata dan berkelanjutan. Harapannya, setiap adik dapat berkembang secara individual sesuai potensinya masing-masing.